Untuk para mantan,
Malam ini aku mencoba
membuat suatu tulisan
Tulisan kecil yang
merangkum seluruh kisahku bersama kalian
Untuk para mantan,
dahulu pada awalnya kita di pertemukan oleh satu rasa suka
Rasa suka yang
kemudian saling mendekatkan kan kita
Jengkal demi jengkal
hingga kemudian menjadi langkah-langkah pasti
Hingga akhirnya kita
benar-benar menjadi satu bagian yang di ikatkan oleh rasa yang lebih kuat.
Ikatan itulah yang
sering kita sebut dengan “Cinta” saat
kita masih di jalan yang sama.
Dari cinta, kita
belajar mengetahui, memahami, dan mengimbangi satu sama lain
Ya saat itu memang
kita mendapatkan keseimbangan yang sempurna
Keseimbangan yang
memberikan kita canda, tawa, tanggis yang terakit dalam satu rasa bahagia
Jika kita mau
mengakui bersama, begitu banyak momen indah yang telah kita jalani bersama
Bahkan kita tidak
akan pernah bisa menghitung berapa banyak senyuman yang telah kita lukiskan di
wajah kita
Dan anehnya
senyuman-senyuman itu justru muncul karena hal-hal yang sangat konyol
Sungguh aku juga tak
pernah mengerti kenapa disaat kita bersama, kita dapat bersama-sama tersenyum
pada hal-hal yang sangat sederhana sekalipun
Disaat senyum itu
masih menghiasi wajah-wajah kita, kita selalu berhayal jika kelak kita akan
selalu bersama
Seolah-olah logika
akan perpisahan pun mati dan terkubur jauh didalam khayal itu.
Logika yang selalu
mengatakan bahwa kita ada waktunya benar-benar jauh terpendam dalam khayalan
itu
Suatu masa logika
itupun terbukti kebenarnya
Bagaikan tanaman,
biji yang dulu telah kita tanam pun akhirnya tumbuh menjadi tua dan habislah
waktunya
Tak peduli sebanyak
apapun rantingnya, sebesar apapun batangnya dan sekuat apapun akarnya jika
masanya telah tiba maka pohon itu akan mati juga.
Pohon besar itu
terbengkalai, lemah, kering dan terus menerus memgalami pelapukan hingga
benar-benar tak tersisa
Dan tanpa kita sadari
di sekeliling tempat tumbuh pohon itu dahulu ternayata terdapat banyak sekali
pohon-pohon kecil yang terus tumbuh dan berkembang menjadi pohon-pohon baru
yang lebih rindang dan sangat kokoh karena berjajar bersama
Seperti itulah
kenangan kita yang kini mampu membuat kita terus dan terus berkembang dan
tumbuh hingga membuat kita menjadi seperti sekarang
Untuk para mantan,
dengan tulisan kecil ini perkenankanlah aku menghapus lukisan-lukisan petang
yang telah aku coretan kan pada kalian, maafkanlah semua yang telah kulakukan
dan tak berkenan di hati kalian
Untuk para mantan, aku
hanya ingin mengucapkan satu buah pesan bahwa
“Janganlah menganggap aku sebagai mantan, anggaplah aku sebagai alumni
agar kelak kita bisa mengadakan reuni.”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar