Kacamata SofyanRian

Semua aku ungkapkan dari caraku memandang. Tak peduli orang memandang lain, aku akan tetap memandang dari sudut dimana seharusnya aku memandang karena setiap kacamata memiliki sudut pandang tersendiri.

Jumat, 15 November 2013

Belajar Berinternet bareng Budi

         Waktu itu memang pertama kalinya internet masuk kecamatan kita, Gue dan Budi suka ngenet bareng di warnet kecamatan itu, pertama kali Gue sama Budi masuk bilik warnet kita langsung nulis “Cewek SMP Sexy” di username buat loggin, karena Gue sama Budi ngira kalo bakalan keluar gambar-gambar sexy seperti yang dibilang sama Andi temenku satunya yang saat itu berhalangan hadir untuk mengajari Gue sama Budi internet. Beruntung waktu SD Gue pernah diajari gerakin mouse dan ngetik nama di MS Word sama guru Gue, jadi gue bisa pamer ke Budi yang saat itu pertama kalinya melihat keyboard computer, setelah 30 menit Gue sama Budi ngeliatin layar computer warnet dan kegirangan karena kursor pada monitor bisa digerakin dengan mouse akhirnya kitapun bosen dan keluar dari bilik, sampainya di depan Gue ditanya sama mbaknya yang jaga “dek kamu yang di bilik nomer 4 ini ya?” sambil nyodorin struk bertuliskan nama login Gue, Gue dan Budi takut kalo mbaknya tau bahwa niat kita kewarnet adalah karena hal demikian. Gue dengan santai bilang ke mbaknya kalo Gue yang di nomor 5, akhirnya kita pun bayar ongkos internet 2 jam, 4x lipat dari durasi gue gerak-gerakin mouse komputer warnet, Budi yang bayarin semua itu, Budi emang teman paling baik buat Gue.
Besoknya Gue sama Budi ke warnet lagi tapi kali ini kita sama Andi biar ada yang ngajarin internetan. Karena takut mengulang hal yang sama lagi, Gue udah nyiapin username login dari rumah kali ini username’nya “Kami nggak mau nonton bokep” biar nanti kalo keluar dari warnet mbaknya nggak ngira kita macem-macem. Si Andi langsung buka Mirc, Gue sama Budi bingung si Andi lagi ngapain, tapi kita selalu “nggumun” karena tiap yang dituliskan Andi pasti di jawab oleh computer. Budi akhirnya bosen, dia minta ke Andi buat nunjukin “Cewek SMP sexy” seperti yang dia katakan kemarin, Andi lalu membuka Mozilla dan masuk ke websitenya google, pertama kali tau Gue ngira bahwa google adalah penyedia gambar porno anak-anak Indonesia (Gue mikirnya google = bugil, karena mirip) maklum karena dulu SD dikampung gue, satu sekolah baru ada 2 komputer buat 250 orang siswa, itupun nggak ada yang namanya internet. Akhirnya gambar yang dipesen Budi kelur. Gue yang masih rada-rada polos takut saat ngeliat cewek SMP pake rok diatas lutut dan berjilbab.
Satu bulan kemudian Gue dan Budi udah fasih berinternet, disitulah tonggak sejarah ke alay’an Gue mulai muncul karena adanya tuntutan dari Mirc dan juga Friendster yang mengharuskan kita alay agar banyak teman. Gue lebih suka pake Mirc karena dengan Mirc, Gue jadi laku keras mungkin karena nggak perlu pake foto jadi muka Gue gimana nggak kelihatan, sempet gue pacaran lewat Mirc. Besoknya IDnya aku cari udah nggak ada lagi, gue lalu galau, dan curhat sama teman chat lain sambil nangis-nangis.  Beruntung si Budi nggak ikut-ikutan alay kayak gue,  si Budi lebih memilih fokus ke bidangnya, yaitu bidang film biru. Baru 2 bulan dia kenal internet Budi udah menghafal 39 situs unyil dan nama gaya-gaya yang dipake sama pemain-pemainya, itu adalah pencapaian prestasi yang sangat luar biasa yang pernah di dapat anak kelas 7. Budi pernah kepergok sama mbak-mbak penjaga warnet, Budi dimarahi sama mbaknya. Besoknya mbak-mbak penjaga warnet itu minta list situs yang dibuka Budi kemarin, katanya mau di block sama mbaknya, Budi di ancam di aduin ke sekolah kalo nggak mau ngasih. Besoknya dan sampai kita SMA 39 situs itu masih bisa di buka Budi di warnet yang sama dan katanya setelah itu di folder “shared d” malah ada 15gb film-film semacam itu. Waktu kita kelas 11 warnet itu akhirnya ditutup, si Budi galau dan nggak makan 3 hari- 3malam karena dia bingung harus kemana lagi dia mencari bahan untuk dimasukan folder sucinya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar